qudoco-fe/components/details/video-meta.tsx

81 lines
3.9 KiB
TypeScript
Raw Normal View History

2026-02-17 09:05:22 +00:00
"use client";
import { Eye, Calendar } from "lucide-react";
export default function VideoMeta() {
return (
<div className="mt-6 space-y-6">
{/* INFO */}
<div className="flex flex-wrap items-center gap-4 text-sm text-gray-500">
<span className="bg-red-600 text-white text-xs px-2 py-1 rounded">
POLRI
</span>
<div className="flex items-center gap-1">
<Calendar size={14} />
02 Februari 2024
</div>
<div className="flex items-center gap-1">
<Eye size={14} />
61
</div>
<span>Kreator: POLRI Jurnalis</span>
</div>
{/* TITLE */}
<h1 className="text-2xl font-semibold leading-snug">
Bharatu Mardi Hadji Gugur Saat Bertugas, Diganjar Kenaikan Pangkat Luar
Biasa
</h1>
{/* ARTICLE */}
<div className="space-y-4 text-gray-700 leading-relaxed text-[15px]">
<p className="">
Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan
kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada almarhum Bharatu Mardi
Hadji, yang gugur dalam misi kemanusiaan saat melakukan pencarian dua
nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Desa Gita, Kecamatan
Oba, Kota Tidore Kepulauan, Minggu (2/2/2025). Dengan penghargaan ini,
almarhum resmi dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi
Bharaka Anumerta, terhitung mulai 3 Februari 2025, berdasarkan
Keputusan Kapolri Nomor: Kep/208/II/2025. Karo Penmas Divisi Humas
Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa kenaikan
pangkat anumerta ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas
dedikasi serta pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugasnya.
"Penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta ini diberikan
sebagai bentuk apresiasi Polri atas dedikasi dan pengorbanan almarhum
dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ini juga sebagai wujud
penghormatan atas pengabdiannya dalam melayani masyarakat," ujar
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (4/2). Almarhum Bharaka
Anumerta Mardi Hadji merupakan anggota Direktorat Polairud Polda
Maluku Utara, yang gugur dalam insiden meledaknya speedboat milik
Basarnas Ternate saat menjalankan misi pencarian nelayan hilang. Dalam
insiden tersebut, tiga korban dinyatakan meninggal dunia, yakni
Bharatu Mardi Hadji, serta dua anggota Basarnas, Fadli Malagapi dan
Riski Esa, sementara satu wartawan Kontributor Metro TV dinyatakan
hilang dan masih dalam proses pencarian. Jenazah Bharaka Anumerta
Mardi Hadji dimakamkan dengan upacara penghormatan militer yang
dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Malut, Kombes Pol.
Azhari Juanda, di Kelurahan Moya, Kota Ternate, pada pukul 15.00 WIT.
Selain itu, santunan dari Kapolda Maluku Utara juga diserahkan kepada
keluarga almarhum sebagai bentuk duka cita dan penghargaan atas jasa
pengabdiannya. Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun,
sebelumnya telah mengusulkan kenaikan pangkat luar biasa bagi almarhum
kepada Mabes Polri sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanannya.
"Polri menghormati jasa almarhum yang telah mengutamakan keselamatan
orang lain. Namun, kondisi cuaca dan ombak yang tidak menentu
menyebabkan insiden ini terjadi. Kami turut berbelasungkawa dan
berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan," ujar Brigjen
Pol. Stephen M. Napiun saat berkunjung ke rumah duka di Ternate.
Dengan penghargaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu
menghargai dedikasi dan pengabdian personel yang gugur dalam tugas
serta memastikan hak-hak keluarga almarhum terpenuhi sesuai aturan
yang berlaku.
</p>
</div>
</div>
);
}